Sore itu, Mobilku melaju lambat. Aku menikmati setiap perjalanan dari rumahku ke tempat ini. Rasanya banyak sekali ingatan-ingatan kecil yang muncul. Sesekali, aku melihat gadis kecil disebelahku. Ya gadis yang selalu mengikuti setiap langkahku di hampir 4 tahun belakangan ini. Siapa lagi kalau bukan Aurora :)
Gadis kecilku yang juga menyukai kerudung hanya karna ingin sama denganku. Rasanya waktu begitu cepat, dan sudah sebanyak itu aku belajar untuk jadi lebih baik di setiap detik bersamanya. Melihat dirinya, membuatku memutar kembali memori. Yap 3 tahun sudah aku resign dari pekerjaanku, memulainya dengan banyak kegiatan, menemani tumbuh kembangnya, mencoba belajar fashion design, bahasa dan ya senang rasanya bisa menyelesaikan sim A dengan baik.
Aurora tumbuh, aku pun begitu.
Walau tawaran pekerjaan itu masih datang dari atasanku di Kementerian,
Walau banyak sekali yang menyayangkan pilihanku,
Walau rasa ingin berkarir itu masih sangat besar,
Tapi.. aku memilih mundur selangkah, memberikan kesempatan dan pendampingan maksimal untuk gadis kecilku juga untuk tumbuh bersamanya.
Well..
Pada satu waktu aku rindu dengan diriku yang dulu karna bisa mengambil keputusan tanpa berpikir ini dan itu, tapi pada akhirnya perasaan ku lebih besar untuk gadis kecilku ini :)
Yaa begitulah aku, perempuan yang sangat mencintai dirinya. Mimpi-mimpi ini tidak akan padam, terus bertumbuh adalah mimpiku.
***
Lampu berganti hijau persis di sebelah kiri Arion Mall, pertanda mobilku harus melaju. Aku dan gadis kecilku kembali melaju dan berputar arah tepat di dekat STM Pembangunan, lalu masuk ke pintu parkir Velodrome.
Velodrome, menjadi tempat yang akan sering kami kunjungi. Setelah hampir 10 tahun lebih tak pernah kesini. Ya terakhir kesini sewaktu aku menginjak kelas 2 SMA untuk penilaian olahraga. Kala itu, bangunannya belum megah, 2x putaran seingatku dan turun tangga 10x untuk mendapatkan nilai Penjaskes. Masa-masa itu tempat ini biasa saja, tapi hari ini aku memilih tempat ini karna gadis kecilku suka sekali skate. Ia akan memulai belajarnya disini. Perlu beradaptasi tentu, dan tempat ini mengenalkan banyak sekali jenis olahraga untuknya. Kerap ia suka takjub dengan kakak-kakak yang sedang belajar baris berbaris. Vibesnya benar-benar hidup sekarang.
Kami membeli beberapa cemilan dan milk chocolate, meminumnya berdua dan menikmati trial class hari ini. Menikmati matahari yang mulai redup berganti malam, disambung dengan group penyanyi di depan kedai makanan. Gadis kecilku mulai berani, percaya diri dan pantang menyerah. Alat pelindung yang menempel di kedua lututnya tidak lagi mulus pertanda usahanya yang semakin gigih. Sembari mengenalkan jatuh dan bangun adalah hal biasa dalam proses belajar :)
Comments