Skip to main content

Semua yang kulakukan demi kedua orang tuaku

Izinkan aku menuliskan getirnya perasaan rinduku ini kepada kedua orang tuaku tercinta di rumah..
Sore ini setelah hujan sempat mengguyur daerah Tembalang, sepertinya air mata ku pun mengguyur pipiku…kini hati ku kembali terbalut perasaan sedih karena rindu sekali dengan kedua orang tua ku,, aku baru dapat merasakan tulusnya kasih sayang orang tua disini, ya,,
disini lah aku merasakan sesuatu yang tulus yang dapat menguatkan aku untuk tetap bertahan hidup di semarang.. seandainya saja Allah tidak mentakdirkan aku untuk kuliah di kota yang bukan tempat kelahiranku, pasti lah aku tidak akan merasakan pengorbanan apa saja yang telah di lakukan oleh kedua orang tua ku, dan sudah pasti aku pun tak mau tahu tentang itu.
Tapi sungguh Allah begitu sangat menyayangi aku, Allah mengirim aku ke tempat yang jauh dari kedua orang tuaku, kakak dan abangku. Aku bersyukur karena aku dapat belajar mandiri, lebih sabar dan dapat memotivasi diriku agar lebih sukses. Namun, aku tetaplah seorang anak yang selalu bisa merasakan rindu dari pelukan mama, nasihat-nasihatnya yang selalu menggetarkan hatiku, tak kuasa aku menahan air mata ini setiap aku mengingatmu. hanya engkau lah yang terbaik di dunia ini.
Ya Allah yang Maha Kuasa,, terima kasih Kau menurunkan malaikat kepada ku untuk menemaniku di bumi-Mu ini. Dia lah mama ku, yang teramat baik untuk ku, melebihi ribuan malaikat. Putih hatinya melebihi putihnya air sungai di Surga yang mengalir jernih, Kasih sayangnya mengalahkan tebing-tebing kendala ku dan kata-katanya bagaikan mutiara, selalu indah membawa kebaikan yang teramat mahal.
 Ya Rahman sampaikanlah rasa rinduku ini teruntuk kedua orang tuaku yang amat aku sayangi, berikanlah selalu kebahagiaan untuk mereka, untuk kakak ku yang tercinta dan untuk abangku yang terbaik. Amin ya rabbal’alamiin



8-04-2012

Comments

Popular posts from this blog

Co2

VELODROME! :)

Menikmati hari-hari kala berdua dirumah dengan gadis kecilku adalah hal yang sangat menyenangkan, rasanya aku kembali hidup dari rutinas rutin. Sore itu, Mobilku melaju lambat. Aku menikmati setiap perjalanan dari rumahku ke tempat ini. Rasanya banyak sekali ingatan-ingatan kecil yang muncul. Sesekali, aku melihat gadis kecil disebelahku. Ya gadis yang selalu mengikuti setiap langkahku di hampir 4 tahun belakangan ini. Siapa lagi kalau bukan Aurora :) Gadis kecilku yang juga menyukai kerudung hanya karna ingin sama denganku. Rasanya waktu begitu cepat, dan sudah sebanyak itu aku belajar untuk jadi lebih baik di setiap detik bersamanya. Melihat dirinya, membuatku memutar kembali memori. Yap 3 tahun sudah aku resign dari pekerjaanku, memulainya dengan banyak kegiatan, menemani tumbuh kembangnya, mencoba belajar fashion design, bahasa dan ya senang rasanya bisa menyelesaikan sim A dengan baik. Aurora tumbuh, aku pun begitu. Walau tawaran pekerjaan itu masih datang dari atasanku di Kemente...