Skip to main content

Posts

Ia masih saja terlihat memantau. Jejaknya kadang muncul di Instagram, kadang di GetContact milikku. Sebenarnya aku jarang membuka GetContact, kecuali kalau ingin memastikan nomor asing, biasanya karena ada penipuan atau hal-hal sejenis. Tapi belum lama ini, entah kenapa aku iseng, lihat siapa saja yang membuka profilku. Suamiku termasuk yang sering muncul. Suami ku memang selalu memastikan aku baik-baik saja, di mana pun aku berada, termasuk dalam relasiku dengan orang lain. Aku membaca satu per satu hashtag nama ku yang muncul. Tidak ada yang aneh… sampai aku berhenti pada satu penamaan: “My Lady.” Deg. Itu jelas bukan panggilan dari suamiku. Bukan juga nama yang tersimpan di ponselnya. Lalu aku teringat sesuatu yang sudah sangat lama. Dulu, bertahun-tahun lalu, itu adalah nama kontakku di ponselnya. Ia pernah memberiku lagu “She’s Gone” milik Steelheart saat dulu aku marah padanya. Nama itu pernah ada dalam sebuah cerita yang kini sudah jauh. Kenapa bisa muncul lagi? Sekilas terl...
Recent posts

Uninvited DM

Hampir enam tahun menikah, tapi namanya masih saja muncul di Instagramku. Padahal semua akses sudah kututup. Aku tidak lagi berteman dengannya di semua sosial media. Tapi tetap, kerap kali ia muncul di DM Instagram, membalas update story ku, padahal kami tidak lagi saling follow. Seperti memastikan aku baik-baik saja tanpanya. Sejak itu, aku mulai jarang sekali update story, ingin membatasi komunikasi yang tidak perlu. Aku jadi ingat, siang itu tiba-tiba ada DM dari seorang perempuan. "Kaaa, boleh minta nomor WA nya?" Perempuan yang ngga aku kenal sama sekali. Percakapan pun panjang, dan akhirnya perempuan itu memperkenalkan diri… dia adalah perempuannya. "Kaa, ketemuan yuukk. Aku mau cerita banyak banget. Di cafe deket-deket rumah kakak aja ketemunya. Kaka rumahnya dimana?" Aku masih ingat detik itu. Aku mengerutkan kening, hati kecilku bilang, "Mana mungkin aku ketemu orang yang ngga aku kenal sebelumnya. Dan apalagi, itu adalah perempuannya. Aku tidak lagi a...

Co2

VELODROME! :)

Menikmati hari-hari kala berdua dirumah dengan gadis kecilku adalah hal yang sangat menyenangkan, rasanya aku kembali hidup dari rutinas rutin. Sore itu, Mobilku melaju lambat. Aku menikmati setiap perjalanan dari rumahku ke tempat ini. Rasanya banyak sekali ingatan-ingatan kecil yang muncul. Sesekali, aku melihat gadis kecil disebelahku. Ya gadis yang selalu mengikuti setiap langkahku di hampir 4 tahun belakangan ini. Siapa lagi kalau bukan Aurora :) Gadis kecilku yang juga menyukai kerudung hanya karna ingin sama denganku. Rasanya waktu begitu cepat, dan sudah sebanyak itu aku belajar untuk jadi lebih baik di setiap detik bersamanya. Melihat dirinya, membuatku memutar kembali memori. Yap 3 tahun sudah aku resign dari pekerjaanku, memulainya dengan banyak kegiatan, menemani tumbuh kembangnya, mencoba belajar fashion design, bahasa dan ya senang rasanya bisa menyelesaikan sim A dengan baik. Aurora tumbuh, aku pun begitu. Walau tawaran pekerjaan itu masih datang dari atasanku di Kemente...

Made in USA - Demi Lovato

I’m obsessed with this video when I was 20, omg.   And now, i still listening this beautiful song :)

Proses :)

3 tahun sudah berlalu, setelah pernikahan itu semua fase kehidupanku berubah drastis. Ternyata dari semua pekerjaan yang pernah aku jalani selama ini belum ada apa-apanya, karena yang tersulit adalah menjadi seorang Ibu. Pekerjaan yang tidak pernah selesai dan butuh kesabaran yang luas :) Merelakan segala yang aku punya hanya untuk Aurora, sangat luar biasa rasanya :) Menjadi teman mainnya, Menjadi sahabatnya untuk mendengarkan semua cerita-ceritanya Semoga usiaku panjang untuk terus menemani langkahnya *** Siang itu seperti biasa Aurora tidur siang sesuai jadwalnya, lalu hp ku berdering. Ada pesan masuk dari teman SMP ku. Setelah mengucap salam ia menanyakan kabar setelah itu.. “Hilal masih stay di rumah? Ga kangen mau kerja kantoran?” Katanya Aku jadi ingat 2 minggu sebelumnya atasanku menanyakan padaku “Mba Hilal gamau kerja lagi disini?”  Kedua pertanyaan yang serupa.  Karena pertanyaan itulah, aku jadi mengingat kembali moment yang pernah aku jalani. Aku ingat waktu omset...